Satu lagi fasilitas online storage berbasis cloud computing adalah ZumoDrive. Mirip dengan DropBox, Ubuntu One ataupun Spideroak. Seperti halnya DropBox dan SpiderOak, ZumoDrive adalah layanan online yang meiliki aplikasi dekstop yang multiplatform, sedangkan UbuntuOne hanya untuk Ubuntu Linux saja. ZumoDrive juga terdapat pada layanan Yahoo Mail untuk mengirim attachment email yang besar.
Secara nggak sengaja ZumoDrive saya temukan ketika mengecek akun email Yahoo saya yang lama terlantar. Disana ada yang menarik yaitu ZumoDrive, tanpa pikir panjang saya sign-up dan pasang di MacBook Pro sebagai yahoo dan invite email saya yang lain di gmail (nepotisme mode he he… biar nambah quotanya… peace ah!) untuk instalsi di Fedora 13. Segera setelah dapat undangan saya aktifkan akun gmail saya di ZumoDrive dan instal Aplikasi ZumoDrive Desktop buat Linux. Prinsipnya untuk Linux Distribusi Fedora ZumoDrive membutuhkan setidaknya 2 pustaka yaitu inotify-tools dan gnet2.
Instalasi ZumoDrive di Fedora 13
Untuk dapat menggunakan layanan ZumoDrive, sign-up dulu di situsnya dengan menggunakan email anda, apapun bisa ternyata tidak usah akun yahoo kita.
Setelah itu pilihlah Distro Linux yang kita pakai, ZumoDrive menyediakan 2 Distro saja yaitu Ubuntu dan Fedora.
unduhlah dengan download manager pilihan kita, dan selanjutnya install dulu dependency yang dibutuhkan untuk instalasi ZumoDrive di Fedora 13.
$sudo yum install gnet2 inotify-tools
Lalu pasang ZumoDrive dengan perintah rpm
$sudo rpm -Uivh zumodrive-fedora9-i386-0.983.rpm
Pada layar akan muncul perintah untuk log-out dan log-in kembali untuk mengaktifkan ZumoDrive di Fedora 13.
Log-in kembali pada desktop anda dan lanjutkan dengan konfigurasi ZumoDrive di Fedora 13 dengan memasukkan alamat email sebagai pengguna dan password di ZumoDrive.
Selanjutnya adalah melakukan pemilihan rencana besarnya storage bagi akun kita di ZumoDrive, he he pilih saja yang 1GB Free, nantinya akan dapat bonus setelah jurus-jurus ZumoDrive kita kuasai dan naik level menjadi BlackBelt.
Setelah itu ZumoDrive akan menawarkan integrasi desktop dengan akun ZumoDrive kita, ini terserah pada keputusan, namun kayaknya kalau cuman milih akun Free 1 GB mendingan jangan deh! he he! Terakhir adalah memasukkan nama PC yang kitapasangi ZumoDrive, ini berarti kita bisa memasang ZumoDrive di berbagai PC, NoteBook maupun gadget macam iPhone ataupun Android. ZumoDrive selanjutnya akan membuat direktori pada Home Direktori kita dan akan muncul pula di SystemTray.
Selain di Linux, ZumoDrive juga dapat dipasang di MacBook Pro dengan MacOS X nya dan Microsoft Windows. Namun secara keseluruhan, jumlah besarnya Storage versi Free untuk layanan yang mirip yang paling besar saat ini dimiliki oleh DropBox dengan maksimal 8 GB. Storage Free 1GB masih dapat dikembangkan sampai maksimum jika mencapai level BlackBelt pada Zumo Dojo.
Popularity: 4% [?]







